MARI MERENUNG SEJENAK
Ya, peristiwa yang terjadi di negeri ini maupun negeri lain, lebih banyak berkaitan dengan kaum muslimin. Sis and gan rahimakumullah, Mesir bergolak, mendidih dan berdarah. Banyak kaum muslimin yang menjadi korban tangan-tangan kotor laknatullah. Pada 14 Agustus 2013 selama 7 jam, lebih dari 2000 orang rakyat Mesir meninggal dunia dibantai militernya sendiri di bawah komando Jenderal Abdel Fattah as-Sisi. Mesir masih berdarah. Kesel, marah, sebel, sedih dan perasaan lainnya campur aduk ngelihat saudara-saudara kita diperlakukan seperti itu. Okelah, kejadian di Mesir memang ‘judul utamanya’ soal kekuasaan dan politik dibalut intrik pengkhianatan. Tetapi, apakah militer Mesir harus memilih jalan kekerasan dan pembantaian untuk mencari jalan keluarnya? Alhasil, korbannya tetap rakyat dan kaum muslimin pula. Astaghfirullah. Lain Mesir, lain pula Suriah, Palestina, Afghanistan, Irak, dan juga Rohingya. Di negeri-negeri ini, kaum muslimin juga menderita. Bedanya, di Suriah lebih ...