Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2014

Sanggupkah Bumi Pertiwi seperti mereka?

Gambar
Share dari twitnya pak Bambang Suherman, Dompet Dhuafa Saya bersyukur pernah minum air Gaza dan memijak Tanahnya 2 kali #SavePalestine 1. Pertama kali ke Gaza bulan Juli 2010; kedua Desember 2012, keduanya pimpin tim kemanusiaan @Dompet_Dhuafa 2. setiap bulan2 inilah Zionis berulah dan Gaza bergolak. Ini semacam agenda tahunan yg terus berulang 3. Setiap akan ke sana sy membayangkan duka, namun setelah tiba saya mendapatkan Semangat membara dlm tiap jiwa pejuang Gaza 4. Saat melintasi perbatasan, Anda akan disambut bom 1 ton Zionis yg gagal meledak di gerbang Gaza 5. dan mereka akan tersenyum menyatakan 'Israel bangga dengan bom dan kami bangga dengan Allah' mereka tdk sedih sedikitpun 6. Mereka memang terbatasi dlm 'penjara kota' Gaza namun mereka tangguh dan berwibawa. Jangan fikir mereka lemah 7. tengah hari barisan panjang pasukan perang melintasi jalan utama. Kata mereka, 'Israel hrs tau kami siap setiap saat' 8. malam hari puluhan pi...

Surat Dari Salah Satu Pejuang di Gaza

Gambar
Seluruh isi surat ini telah diterjemahkan ke Bahasa Indonesia dari Bahasa Arab, yang dikirim oleh seseorang bernama Abdullah Al Ghaza yang Mengaku dari Gaza City-Jalur Gaza melalui surat elektronik (Email) dan artikel diterbitkan oleh Buletin Islami “Untuk saudaraku di Indonesia, mengapa saya harus memilih dan mengirim surat ini untuk kalian di Indonesia. Namun jika kalian tetap bertanya kepadaku, kenapa? Mungkin satu-satunya jawaban yang saya miliki adalah karena negri kalian berpenduduk muslim terbanyak di punggung bumi ini, bukan demikian saudaraku? Di saat saya menunaikan ibadah haji beberapa tahun silam, ketika pulang dari melempar jumrah, saya sempat berkenalan dengan salah seorang aktivis dakwah dari jama’ah haji asal Indonesia, dia mengatakan kepadaku, setiap tahun musim haji ada sekitar 205 ribu jama’ah haji berasal dari Indonesia datang ke Baitullah ini. Wah, sungguh jumlah angka yang sangat fantastis dan membuat saya berdecak kagum. Lalu saya mengatakan kepadanya, s...